Inilah Beberapa Dugaan Sementara Polisi Dibalik Wafatnya Pendiri Taman Wisata Matahari Hari Darmawan Di Ciliwung Bogor 4
News

Inilah Beberapa Dugaan Sementara Polisi Dibalik Wafatnya Pendiri Taman Wisata Matahari Hari Darmawan Di Ciliwung Bogor

 

Inilah Dugaan Polisi Dibalik Wafatnya Pendiri Taman Wisata Matahari Hari Darmawan Di Ciliwung Bogor
sumber:www.news.liputan6.com

Pendiri sekaligus pemilik Taman Wisata Matahri Matahari Hari Darmawan telah ditemukan tim SAR meninggal dunia di Sungai Ciliwung, Leuwimalang – Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi memastikan kematian pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) ini bukan karena aksi pembunuhan. Melainkan meninggal karena kecelekaan/ musibah pada yang terjadi pada beliau. Inilah Beberapa Dugaan Sementara Polisi Dibalik Wafatnya Pendiri Taman Wisata Matahari Hari Darmawan Di Ciliwung Bogor .

– Usai Memimpin Rapat. Hari Jumat, tanggal 9 Maret saat sore, pemilik TWM Hari Darmawan diketahui tengah memimpin rapat di salah satu vila milik beliau. Vila tersebut terletak di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Bogor. Lokasinya tidak jauh dari Taman Wisata Matahari (TWM) miliknya.

– Sempat Meminta Air Minum. Sebelum beliau dilaporkan hilang dan akhirnya ditemukan telah meninggal dunia, beliau hanya bersama staff pribadinya di vila tersebut. Hari Darmawan diketahui sempat meminta air minum ke asisten/ staff pribadinya, dan tidak lama kemudian akhirnya tidak diketahui keberadaannya.

–  Terpeleset. Setelah olah TKP Polisi memperkirakan korban tewas usai terpeleset, pada Jumat, 9 Maret sekitar jam 8 malam. “Dia terpeleset waktu berdiri di bibir sungai samping vilanya. Jarak vila dengan sungai sangat dekat sekali,” kata Kapolsek Cisarua Kompol Ijang Yusuf Taojiri ditemui di rumah duka Sinar Kasih, Kota Bogor, Sabtu (10/3/2018). Dia menduga, korban terpeleset saat kakinya menginjak lantai yang terlihat licin sehingga terjatuh dan terbawa arus deras sungai Ciliwung saat itu. “Tapi Saya melihat waktu malam itu airnya enggak tinggi-tinggi banget. Kalau waktu sore, memang iya, debit air sempat naik,” ungkap Taojiri.

Inilah Beberapa Dugaan Sementara Polisi Dibalik Wafatnya Pendiri Taman Wisata Matahari Hari Darmawan Di Ciliwung Bogor 2
lokasi terjatuhnya Hari Darmawan-sumber:www.news.liputan6.com

– Terseret Arus Sungai Ciliwung. Menurut Kompol Ijang Yusuf Taojiri, Pendiri atau pemilik TWM Hari Darmawan meninggal dunia karena terseret derasnya air Sungai Ciliwung disamping vila miliknya di Desa Leuwimalang sekitar jam 8 malam. Senior Marketing and Creative Manager Taman Wisata Matahari Ilham Fadjriansyah mengungkap, saat itu Hari Darmawan sedang istirahat disalah satu vilanya yang berada di kawasan Cilember – Hankam Cisarua, sebelum beliau berencana kembali ke kediaman yang berada di dalam Taman Wisata Matahari.

– Ditemukan 100 Meter dari Vila Miliknya. Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengungkap detik-detik penemuan jenazah pendiri sekaligus pemilik Taman Wisata Matahari (TWM) Bogor. “Pada pagi ini Hari Sabtu, 10 Maret 2018 sekitar pukul 06.30 WIB telah ditemukan jenazah Hari Darmawan di Sungai Ciliwung dengan jarak sekitar 100 m dari lokasi diduga hilangnya korban. (Jasad Hari Darmawan ditemukan) Setelah dilakukan pencarian bersama-sama karyawan maupun tim SAR Rafting TWM,” ujarnya. Jenazah Hari Darmawan, ditemukan oleh Deni Sudiana beserta 4 orang rekan lainnya saat menyisir sungai dengan menggunakan transportasi air perahu karet. “Saat itu sekitar pukul 06.30 WIB, Deni menyisir sungai dan saat berada di Sungai antara Lokawiratama Desa Leuwimalang dan Al Ikhlas Desa Jogjogan dirinya melihat sesosok orang dalam keadaan tengkurap dan tersangkut batu kali,” kata Dicky.

– Dilaporkan Hilang pada Sabtu Dini Hari. Polisi terima laporan hilangnya Hari Darmawan pada Sabtu sekitaran jam 03. 00 WIB awal hari. Pihak kepolisian lalu memohoni info saksi terlebih sopir pribadi korban, yang waktu peristiwa dengan pria berumur 77 tahun ini. “Dari pertama kami telah mengira korban jatuh ke sungai lantas terbawa. Karna diketemukan ada jejak kaki korban di bibir sungai, ” kata Kapolsek Cisarua Kompol Ijang Yusuf Taojiri. Polisi serta tim SAR lalu lakukan pencarian dengan menyusuri sungai. Tidak kurang dari satu jam, Hari Darmawan diketemukan tersangkut batu dalam kondisi telah wafat.

– Luka Sobek. Dari hasil olah TKP, polisi temukan luka sobek di kening Hari Darmawan. Tetapi, tidak diketemukan ada sinyal tanda kekerasan maupun penganiayaan. ” Tak ada (luka kekerasan fisik). Hanya luka sobek di kening disangka karena terbentur batu, ” tegas Kapolsek Cisarua Kompol Ijang Yusuf Taojiri.

– Handphone MIliknya Hilang. Polisi segera lakukan olah tempat peristiwa perkara (TKP). Waktu olah TKP, ada barang pribadi punya Hari Darmawan yang hilang. ” Dompet serta cincin masih tetap ada. Handphone tidak kita dapatkan. Peluang tenggelam karna celana korban juga telah tercabik, ” tutur Kapolsek Cisarua Kompol Ijang Yusuf Taojiri. Meskipun demikian, polisi meyakinkan kematian Hari Darmawan bukanlah karna tindakan pembunuhan.

 

 

Inilah Beberapa Dugaan Sementara Polisi Dibalik Wafatnya Pendiri Taman Wisata Matahari Hari Darmawan Di Ciliwung Bogor 3
Ditemukannya Jenazah Hari Darmawan-sumber:www.news.liputan6.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.